2 Day Workshop Strategi Promosi yang Kreatif

Workshop Strategi Promosi yang Kreatif telah berlangsung dengan sukses di gelar di Hotel Aston Atrium Jakarta. Workshop yang diadakan selama full days dua hari ini dihadiri oleh peserta dari berbagai perusahaan yaitu:

PT. Super Progress Group, PT. Arseta Prima Perdana, PT. Widatra Bhakti, PT. Sarana Karya Megah, PT. Selaras Maju (Cibubur Juction), PT. Bank Mandiri Tbk, PT. Gramedia Pustaka Utama, serta Universitas Tarumanegara.

Nama – nama peserta yang hadir dalam workshop ini adalah:

Soni Agung Witjaksono, Wiwik Widayati, Moc. Rudy Riajanto, Elsa Laela Dewi, Fransiska R. Kosasih, IB. Fivangga Arika, Raymond Valention Kaslim, Sumartini Puspa Dewi, Suherman.

2 Day Workshop Practical Marketing Research, Batch 32

Training & Workshop Batch ke 32 mengenai Practical Marketing Research: Implementasi ke dalam porgram pemasaran dan Key Performance Indicators, berhasil digelar di Hotel Aston. Workshop ini langsung diberikan oleh Dr. Freddy Rangkuti, Pakar Strategi Bisnis dan Marketing Indonesia.

PMR batch ke 32 ini dihadiri oleh berbagai jenis industri yaitu: PT. Angkasa Pura I, Bank Jatim, PT. Semen Baturaja Palembang, PT. Tripolyta Indonesia, Kompas.com, PT. Pena, Konsultan Politik PILKADA, Konsultan Friends, Rawid mediasoft, Pondok Pesantren Darunnajah, BMT. serta tugas belajar dari TNI AL Republik Indonesia.

Workshop Practical Marketing Research, Batch 33

Kembali Freddy Rangkuti & Associates mengadakan Pelatihan Intensif selama dua hari,  mengenai PRACTICAL MARKETING RESEARCH:Implementasi ke dalam program pemasaran dan Key Performance Indicators, Batch 33 Pelatihan ini telah berlangsung di Hotel ASTON Atrium Jakarta, dihadiri oleh peserta dari berbagai jenis industri seperti PT. Honda, Bank Jabar, Astra Grafia, Bank Mega, PT. Kalbe, dengan nama peserta: Ibu Maria, Bp. Caesar, Bp Solomon, Bp. Yerry, Bp. Jamal, Bp. Apria dan Bp. Edi.

Selama dua hari dari pagi sampai sore peserta banyak mendapat manfaat yaitu dapat:

  1. Menganalisis persepsi konsumen terhadap produk/program/jasa yang diberikan
  2. Mengetahui perubahan perilaku konsumen
  3. Melakukan survei, data entry, data processing, serta analisis menggunakan SPSS secara mudah dan cepat.
  4. Mengukur Key Performance Indicators.
  5. Menyusun laporan pemasaran yang efektif dan mempresentasikan laporan tersebut secara menarik
  6. Mengimplementasikan hasil riset pemasaran untuk meningkatkan loyalitas konsumen dengan program – program pemasaran yang  tepat.

2 Day Workshop Practical Marketing Research, Batch 33

Kembali Freddy Rangkuti & Associates mengadakan Pelatihan Intensif selama dua hari,  mengenai PRACTICAL MARKETING RESEARCH:Implementasi ke dalam program pemasaran dan Key Performance Indicators, Batch 33 Pelatihan ini telah berlangsung di Hotel ASTON Atrium Jakarta, dihadiri oleh peserta dari berbagai jenis industri seperti PT. Honda, Bank Jabar, Astra Grafia, Bank Mega, PT. Kalbe, dengan nama peserta: Ibu Maria, Bp. Caesar, Bp Solomon, Bp. Yerry, Bp. Jamal, Bp. Apria dan Bp. Edi.

Selama dua hari dari pagi sampai sore peserta banyak mendapat manfaat yaitu dapat:

  1. Menganalisis persepsi konsumen terhadap produk/program/jasa yang diberikan
  2. Mengetahui perubahan perilaku konsumen
  3. Melakukan survei, data entry, data processing, serta analisis menggunakan SPSS secara mudah dan cepat.
  4. Mengukur Key Performance Indicators.
  5. Menyusun laporan pemasaran yang efektif dan mempresentasikan laporan tersebut secara menarik
  6. Mengimplementasikan hasil riset pemasaran untuk meningkatkan loyalitas konsumen dengan program – program pemasaran yang  tepat.

Workshop Marketing Plan Property di Batam

Dr. Freddy Rangkuti memberikan pelatihan dan workshop di Batam Learning center. Kasus Kampoeng Semawis dibawakan oleh Bp. Ari Wibowo dan Bp. Heroe.  Pelatihan ini ditujukan khusus untuk para pengembang property khusus PKP Group (PT. Putera Karyasindo Prakarsa) dengan acara sebagai berikut:

Hari pertama:

sesi 1: Comprehensive Marketing Plan dan Contoh Kasus Marketing Plan: Kampoeng Semawis Semarang

sesi 2: Simulasi melakukan marketing research dan formulasi strategi

Hari kedua:

sesi 3: Simulasi melakukan analisis segmentasi, targeting dan posisioning

sesi 4: Simulasi menyusun marketing plan

Setelah peserta dilatih selama dua hari, selanjutnya peserta akan melakukan riset dan menyusun marketing plan. Kegiatan ini akan dipandu terus secara intensive dan hasilnya akan dilaporkan setiap bulan. Perkembangan kegiatan pemasaran ini akan dievaluasi sampai terlihat peningkatan kinerja pemasaran masing – masing proyek.

2 Day Pelatihan & Workshop Marketing Plan Property di Batam

Dr. Freddy Rangkuti memberikan pelatihan dan workshop di Batam Learning center. Kasus Kampoeng Semawis dibawakan oleh Bp. Ari Wibowo dan Bp. Heroe.  Pelatihan ini ditujukan khusus untuk para pengembang property khusus PKP Group (PT. Putera Karyasindo Prakarsa) dengan acara sebagai berikut:

Hari pertama:

sesi 1: Comprehensive Marketing Plan dan Contoh Kasus Marketing Plan: Kampoeng Semawis Semarang

sesi 2: Simulasi melakukan marketing research dan formulasi strategi

Hari kedua:

sesi 3: Simulasi melakukan analisis segmentasi, targeting dan posisioning

sesi 4: Simulasi menyusun marketing plan

Setelah peserta dilatih selama dua hari, selanjutnya peserta akan melakukan riset dan menyusun marketing plan. Kegiatan ini akan dipandu terus secara intensive dan hasilnya akan dilaporkan setiap bulan. Perkembangan kegiatan pemasaran ini akan dievaluasi sampai terlihat peningkatan kinerja pemasaran masing – masing proyek.

Workshop Market Intelligence for Unconventional Marketing

Dr. Freddy Rangkuti memberikan Workshop mengenai MARKET INTELLIGENCE FOR UNCONVENTIONAL MARKETING dengan EO ANANTARA. Seminar ini berlangsung di Hotel Santika Jakarta.  Materi yang dibahas meliputi:

1. Mengapa harus menggunakan market intelligence

2. Seberapa besar manfaat market intelligence dalam unconventional marketing

3. Apa saja tahapan dalam membuat market intelligence dalam unconventional marketing

4. Contoh kasus melakukan market intelligence dalam unconventional marketing

14 Day Pelatihan Business Start – Up Kerjasama dengan JICA dan Kemenegkop

nam

Pelatihan Business Start – Up di Nam Centre  Jakarta. Pelatihan ini disponsori oleh JICA (Japan International Cooperation Agency)  bekerjasama dengan KEMENEG KOPERASI DAN UKM. Materi untuk pelatihan business start – up ini meliputi: Business plan, Production Plan, Operations Plan, Start – Up Business Process, Marketing Plan, Organization Plan, Financial Plan serta company visit. Pada akhir pelatihan peserta diwajibkan membuat Action Plan sebagai rencana untuk memantapkan rencana kerja dalam pengembangan bisnis di daerahnya masing – masing.

Peserta pelatihan ini datang dari berbagai wilayah di Indonesia seperti NTB (Lombok), Padang, Makasar, Bali, Surabaya, Demak, Bandung, Yogyakarta, Kaltim, Jambi. Bisnis yang ditangani peserta juga bervariasi seperti Usaha Kripik Pisang, Industri Genteng, Apotek, Kursi Bambu, Kain Tenun Songket, Gerabah, Mebel Rotan, Agribisnis, Sulaman, Koperasi perikanan dan peternakan, BDS UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), BDS Demak Lantern, BDS Mandiri Entrepreneur Lentera, BDS Adhikara, BDS YPKUK Bangun Jaya, BDS Akur  BDS Bahari Bangkit, serta Dinas PERINDAGKOP KAB PASER KALTIM,  Dinas pertanian, KUD Marga Jaya.

14 Day Pelatihan Business Start – Up Kerjasama dengan JICA

Pelatihan Business Start – Up di Nam Centre  Jakarta. Pelatihan ini disponsori oleh JICA (Japan International Cooperation Agency)  bekerjasama dengan KEMENEG KOPERASI DAN UKM. Materi untuk pelatihan business start – up ini meliputi: Business plan, Production Plan, Operations Plan, Start – Up Business Process, Marketing Plan, Organization Plan, Financial Plan serta company visit. Pada akhir pelatihan peserta diwajibkan membuat Action Plan sebagai rencana untuk memantapkan rencana kerja dalam pengembangan bisnis di daerahnya masing – masing.

Peserta pelatihan ini datang dari berbagai wilayah di Indonesia seperti NTB (Lombok), Padang, Makasar, Bali, Surabaya, Demak, Bandung, Yogyakarta, Kaltim, Jambi. Bisnis yang ditangani peserta juga bervariasi seperti Usaha Kripik Pisang, Industri Genteng, Apotek, Kursi Bambu, Kain Tenun Songket, Gerabah, Mebel Rotan, Agribisnis, Sulaman, Koperasi perikanan dan peternakan, BDS UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), BDS Demak Lantern, BDS Mandiri Entrepreneur Lentera, BDS Adhikara, BDS YPKUK Bangun Jaya, BDS Akur  BDS Bahari Bangkit, serta Dinas PERINDAGKOP KAB PASER KALTIM,  Dinas pertanian, KUD Marga Jaya.

Workshop Marketing Plan di Jambi

Workshop How to create marketing plan yang kreatif berlangsung meriah di Hotel Grand Jambi. Pakar Strategi Bisnis dan Marketing Indonesia Dr. Freddy Rangkuti memberikan kiat – kiat praktis buat para pengusaha di Jambi dan sekitarnya untuk menyambut tahun mendatang dengan optimis, semangat dan kerja keras.

Salah satu kegagalan kegiatan pemasaran saat ini adalah karena marketing plan tidak direncanakan dengan baik. Bahkan lebih parah lagi, pemasar tidak memilik marketing plan sama sekali. Artinya perusahaan tersebut tidak merumuskan dengan seksama rencana pemasarannya. Berdasarkan hasil polling yang dilakukan oleh Majalah Mix terhadap 30 orang marketer, menunjukkan ketidak familiaran mereka terhadap marketing plan adalah akibat kesulitan mereka dalam menyusun marketing plan.

Terdapat empat kelemahan utama marketing plan yang ada selama ini di Indonesia: (1) kurang data (2) kurang fleksibel menghadapi perubahan (3) kurang detail (4) kurang kreatif dalam memformulasikan strategi. Untuk mengatasi berbagai kelemahan tersebut, Freddy membahas enam langkah jitu menyusun marketing plan yang kreatif.

Lebih dari 50 peserta menghadiri workshop ini berasal dari berbagai industri dengan berbagai jabatan seperti business owner, marketing director, manager, customer relationship, service quality, sales manager, sales supervisor, professional, salesman, mahasiswa serta peminat pemasaran.

Seluruh peserta merasakan manfaat yang sangat besar dalam mengikuti workshop ini karena workshop dibawakan dengan sangat menarik, mudah diikuti, didesain secara komprehensif dengan pendekatan praktis berdasarkan konsep yang jelas. Sekaligus dalam workshop ini di demokan cara membuat Perceptual Mapping untuk posisioning dengan SPSS, sehingga memudahkan peserta menyusun marketing plan dari rencana strategis sampai implementasi membuat program pemasaran dengan tujuan yang jelas, sesuai dengan prinsip SMART yaitu Specific, Measurable, Achievable, Realistic, Time.

Acara ini berlangsung dengan sukses atas kerjasama FRAI Consulting dengan TeTRA Communication Jambi

2 Day Workshop How to Create Marketing Plan di Jambi

Workshop How to create marketing plan yang kreatif berlangsung meriah di Hotel Grand Jambi. Pakar Strategi Bisnis dan Marketing Indonesia Dr. Freddy Rangkuti memberikan kiat – kiat praktis buat para pengusaha di Jambi dan sekitarnya untuk menyambut tahun mendatang dengan optimis, semangat dan kerja keras.

Salah satu kegagalan kegiatan pemasaran saat ini adalah karena marketing plan tidak direncanakan dengan baik. Bahkan lebih parah lagi, pemasar tidak memilik marketing plan sama sekali. Artinya perusahaan tersebut tidak merumuskan dengan seksama rencana pemasarannya. Berdasarkan hasil polling yang dilakukan oleh Majalah Mix terhadap 30 orang marketer, menunjukkan ketidak familiaran mereka terhadap marketing plan adalah akibat kesulitan mereka dalam menyusun marketing plan.

Terdapat empat kelemahan utama marketing plan yang ada selama ini di Indonesia: (1) kurang data (2) kurang fleksibel menghadapi perubahan (3) kurang detail (4) kurang kreatif dalam memformulasikan strategi. Untuk mengatasi berbagai kelemahan tersebut, Freddy membahas enam langkah jitu menyusun marketing plan yang kreatif.

Lebih dari 50 peserta menghadiri workshop ini berasal dari berbagai industri dengan berbagai jabatan seperti business owner, marketing director, manager, customer relationship, service quality, sales manager, sales supervisor, professional, salesman, mahasiswa serta peminat pemasaran.

Seluruh peserta merasakan manfaat yang sangat besar dalam mengikuti workshop ini karena workshop dibawakan dengan sangat menarik, mudah diikuti, didesain secara komprehensif dengan pendekatan praktis berdasarkan konsep yang jelas. Sekaligus dalam workshop ini di demokan cara membuat Perceptual Mapping untuk posisioning dengan SPSS, sehingga memudahkan peserta menyusun marketing plan dari rencana strategis sampai implementasi membuat program pemasaran dengan tujuan yang jelas, sesuai dengan prinsip SMART yaitu Specific, Measurable, Achievable, Realistic, Time.

Acara ini berlangsung dengan sukses atas kerjasama FRAI Consulting dengan TeTRA Communication Jambi

Workshop Practical Marketing Research, Batch 31

Two days workshop Practical Marketing Research Batch 31 dengan fasilitator langsung Dr. Freddy Rangkuti, telah berlangsung dengan sukses di Hotel Aston Atrium. Peserta berasal dari berbagai institusi mulai dari Bank BPD Papua di Jayapura, Bimbel GSC di Palembang, PT. American Standard Indonesia, Bank Niaga Call Center (Niaga Access), Bank Syariah Mandiri, PT. Jeeves  of  Belgravia, STIE Pasundan Bandung dan PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS). Nama – nama peserta yang hadir dalam workshop ini adalah Lilis Aisyah, Pujianto, Bambang Sugiharto, Johannes Agus T, Dede Kurniawan, Ayudia Sundari, Ahmad Saffari, Endah Suwandhini, Imanuddin, Iwan Kumara, Anton Tirta K, Rommy WY. Nasution

2 Day Workshop Practical Marketing Research, Batch 31

pmrb31

Two days workshop Practical Marketing Research Batch 31 dengan fasilitator langsung Dr. Freddy Rangkuti, telah berlangsung dengan sukses di Hotel Aston Atrium. Peserta berasal dari berbagai institusi mulai dari Bank BPD Papua di Jayapura, Bimbel GSC di Palembang, PT. American Standard Indonesia, Bank Niaga Call Center (Niaga Access), Bank Syariah Mandiri, PT. Jeeves  of  Belgravia, STIE Pasundan Bandung dan PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS). Nama – nama peserta yang hadir dalam workshop ini adalah Lilis Aisyah, Pujianto, Bambang Sugiharto, Johannes Agus T, Dede Kurniawan, Ayudia Sundari, Ahmad Saffari, Endah Suwandhini, Imanuddin, Iwan Kumara, Anton Tirta K, Rommy WY. Nasution

Seminar Nasional di Universitas Maranatha

Smart Membaca Jaman di Universitas Maranatha

Seminar Nasional SMART MEMBACA JAMAN oleh Dr. Freddy Rangkuti dihadiri sekitar 300 peserta di Universitas Kristen Maranatha Bandung. Materi yang disampaikan adalah mengenai kemungkinan – kemungkinan yang akan terjadi di masa yang akan datang akibat adanya kecenderungan perubahan yang terjadi saat ini. Untuk mengatasi adanya perubahan tersebut terutama akibat adanya perubahan selera konsumen, perubahan teknologi, perubahan model bisnis serta berbagai perubahan lingkungan bisnis lainnya diperlukan adalah terobosa strategi baru dalam bidang marketing.

Menurut Freddy Rangkuti, para pelaku bisnis di Indonesia saat ini tidak akan dapat bersaing dengan pemain global apabila tidak melakukan tindakan – tindakan yang kreatif dan inovatif. Pelaku bisnis di Indonesia akan tetap seperti saat ini yaitu:

1. Tidak memiliki merek global

2. Kalah bersaing dengan produk dari China, Thailand, Vietnam, Malaysia serta negara tetangga lainnya.

3. Sibuk bertengkar mengatasi masalah internal akibat konflik dengan para buruh

4. Para pemimpin pemerintahan sibuk mencalonkan diri jadi calon presiden

5. Para pelaku bisnis yang memiliki kesempatan korupsi dan nepothisme sibuk mencari terobosan agar dapat meningkatkan keahliannya dalam melakukan korupsi.

Untuk menjadi market leader dalam bisnis yang dapat berperan di pasar global diperlukan strategi dan tips marketing non tradisional seperti merubah paradigma lama menjadi paradigma baru yaitu dari hard selling menjadi soft selling, dari attention menjadi engagement, dari vertikal marketing menjadi viral marketing, dari berfikir linear menjadi berfikir eksponensial, dari bekerja sendiri menjadi bekerja secara partnership, dari bermental pragmantis menjadi bermental idealis, dari berfikir jangka pendek menjadi berfikir jangka panjang, dari bekerja untuk kepentingan pribadi menjadi bekerja untuk kepentingan yang lebih luas, dari melakukan kegiatan sosial untuk publisitas menjadi melakukan kegiatan sosial, dengan niat melakukan kegiatan sosial untuk membantu Saudara kita yang kesulitan. Akhirnya seminar ini ditutup dengan tips melakukan kegiatan marketing yang kreatif yaitu: “Ketimbang membanjiri customer dengan biaya iklan yang mahal, lebih baik fokus pada pesan yang tepat untuk orang yang sesuai, pada waktu yang tepat. Artinya bicara secara langsung dengan customer, identifikasi target market customer Anda, buat personal link dan networking, arahkan customer ke arah proses pengambilan keputusan untuk pembelian.

Seminar Nasional SMART Membaca Jaman di Universitas Maranatha

Smart Membaca Jaman di Universitas Maranatha

Seminar Nasional SMART MEMBACA JAMAN oleh Dr. Freddy Rangkuti dihadiri sekitar 300 peserta di Universitas Kristen Maranatha Bandung. Materi yang disampaikan adalah mengenai kemungkinan – kemungkinan yang akan terjadi di masa yang akan datang akibat adanya kecenderungan perubahan yang terjadi saat ini. Untuk mengatasi adanya perubahan tersebut terutama akibat adanya perubahan selera konsumen, perubahan teknologi, perubahan model bisnis serta berbagai perubahan lingkungan bisnis lainnya diperlukan adalah terobosa strategi baru dalam bidang marketing.

Menurut Freddy Rangkuti, para pelaku bisnis di Indonesia saat ini tidak akan dapat bersaing dengan pemain global apabila tidak melakukan tindakan – tindakan yang kreatif dan inovatif. Pelaku bisnis di Indonesia akan tetap seperti saat ini yaitu:

1. Tidak memiliki merek global

2. Kalah bersaing dengan produk dari China, Thailand, Vietnam, Malaysia serta negara tetangga lainnya.

3. Sibuk bertengkar mengatasi masalah internal akibat konflik dengan para buruh

4. Para pemimpin pemerintahan sibuk mencalonkan diri jadi calon presiden

5. Para pelaku bisnis yang memiliki kesempatan korupsi dan nepothisme sibuk mencari terobosan agar dapat meningkatkan keahliannya dalam melakukan korupsi.

Untuk menjadi market leader dalam bisnis yang dapat berperan di pasar global diperlukan strategi dan tips marketing non tradisional seperti merubah paradigma lama menjadi paradigma baru yaitu dari hard selling menjadi soft selling, dari attention menjadi engagement, dari vertikal marketing menjadi viral marketing, dari berfikir linear menjadi berfikir eksponensial, dari bekerja sendiri menjadi bekerja secara partnership, dari bermental pragmantis menjadi bermental idealis, dari berfikir jangka pendek menjadi berfikir jangka panjang, dari bekerja untuk kepentingan pribadi menjadi bekerja untuk kepentingan yang lebih luas, dari melakukan kegiatan sosial untuk publisitas menjadi melakukan kegiatan sosial, dengan niat melakukan kegiatan sosial untuk membantu Saudara kita yang kesulitan. Akhirnya seminar ini ditutup dengan tips melakukan kegiatan marketing yang kreatif yaitu: “Ketimbang membanjiri customer dengan biaya iklan yang mahal, lebih baik fokus pada pesan yang tepat untuk orang yang sesuai, pada waktu yang tepat. Artinya bicara secara langsung dengan customer, identifikasi target market customer Anda, buat personal link dan networking, arahkan customer ke arah proses pengambilan keputusan untuk pembelian.